ACEH TIMUR — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur memasuki hari-hari terakhir. Personel satgas mengintensifkan pengecekan akhir di lapangan untuk memastikan seluruh infrastruktur yang dibangun benar-benar layak dan aman digunakan masyarakat, Minggu (17/5/2026).
Fokus utama peninjauan kali ini adalah tiga titik gorong-gorong di ruas jalan penghubung Desa Alue Canang menuju Desa Jambu Labu. Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf Novi Widyanto, menegaskan bahwa kualitas menjadi prioritas utama, bukan sekadar penyelesaian administrasi.
“Menjelang penutupan TMMD, kami ingin memastikan seluruh sasaran, khususnya pembangunan gorong-gorong di ruas jalan penghubung ini benar-benar berfungsi dengan baik, aman digunakan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jangan sampai ada pekerjaan yang hanya selesai secara administrasi, namun kualitasnya tidak maksimal,” tegas Dansatgas.
Personel Satgas tidak hanya memeriksa konstruksi bangunan gorong-gorong. Mereka juga menguji sistem aliran air, kepadatan timbunan badan jalan, hingga kondisi bahu jalan di sekitar lokasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketahanan infrastruktur saat debit air meningkat di musim penghujan.
Koordinator lapangan TMMD, Kapten Cpm Asep, menjelaskan bahwa pengecekan detail ini krusial agar fungsi drainase berjalan optimal. “Kami melakukan pengecekan mulai dari struktur bangunan, saluran air, hingga kondisi timbunan badan jalan di atas gorong-gorong. Ini penting untuk memastikan akses jalan penghubung antar desa tetap aman dilalui masyarakat dan tidak mengalami kerusakan saat musim hujan,” ujarnya.
Selain infrastruktur jalan, Satgas TMMD juga menggenjot penyelesaian Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Alue Canang. Pekerjaan kini berada di tahap akhir, meliputi pendempulan keramik, pemasangan jendela dan pintu, pengecatan kusen, hingga pembersihan area rumah.
Salah satu penerima manfaat, Ibu Mariana, mengaku sangat bersyukur melihat rumahnya hampir selesai. “Alhamdulillah saya sangat bersyukur melihat rumah ini sudah hampir selesai. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang terus bekerja membantu kami. Semoga semua yang dilakukan menjadi amal kebaikan,” ucapnya haru.
Fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) juga tidak luput dari pengecekan akhir. Personel Satgas memeriksa instalasi perpipaan, tandon air, pompa air, hingga sistem saluran pembuangan agar seluruh fasilitas sanitasi siap berfungsi optimal bagi warga.
Danramil 11/Birem Bayeun, Kapten Arh Safari, menambahkan bahwa seluruh personel bekerja dengan semangat gotong royong. “Kami ingin memastikan rumah yang dibangun ini nantinya benar-benar layak, nyaman, dan siap ditempati warga penerima manfaat,” pungkasnya.