PLN UID Aceh Pulihkan 19 dari 21 Gardu Induk Pasca Gangguan Transmisi di Jambi, 2 Gardu di Samadua dan Blangpidie Masih Proses Normalisasi

Penulis: Ricki Manurung  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:40:01 WIB
PLN UID Aceh memulihkan 19 dari 21 gardu induk pasca gangguan transmisi di Jambi.

BANDA ACEH — PT PLN (Persero) memastikan proses pemulihan sistem kelistrikan di Aceh terus berlangsung pasca gangguan transmisi dari Jambi pada Sabtu (23/5/2026). Hingga kini, 19 dari 21 Gardu Induk yang ada di provinsi itu telah bertegangan kembali.

Dua Gardu Induk yang Masih Dipulihkan

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, menyebutkan dua gardu yang masih dalam tahap penormalan adalah GI Samadua dan GI Blangpidie. Sementara GI Singkil sudah berhasil bertegangan dan tengah dalam proses pembebanan secara bertahap.

“Saat ini tersisa 2 Gardu Induk yang masih dalam tahap penormalan, yaitu GI Samadua, dan GI Blangpidie,” jelas Eddi dalam keterangan resmi yang diterima di Banda Aceh.

Suplai ke Banda Aceh Capai 61 MW

Pemulihan di ibu kota provinsi juga menunjukkan progres. Suplai listrik untuk Banda Aceh saat ini telah mencapai 61 Megawatt (MW) dari rata-rata beban pagi sebesar 80 hingga 90 MW. Daya tersebut ditopang dari GI Banda Aceh, Ulee Kareng, Krueng Raya, dan Jantho.

Seluruh Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Banda Aceh juga telah beroperasi penuh. PLTD Lueng Bata menyuplai 7,7 MW, Ulee Kareng 12 MW, dan Krueng Raya 7 MW. Sementara PLTD di Ayangan (Aceh Tengah) dan PLTD Isolated di Kota Fajar telah memikul beban sebesar 2,4 MW.

Sabang dan Simeulue Aman, Genset Dikerahkan ke Meulaboh

Sistem kelistrikan di Pulau Sabang dan Kepulauan Simeulue dipastikan normal dan tidak terimbas dampak pemadaman. Namun untuk mengantisipasi waktu penormalan dari pembangkit Nagan 1 hingga Nagan 4, PLN UID Aceh memobilisasi Genset Mobile dan Genset Portable secara masif ke wilayah Meulaboh dan sekitarnya.

Langkah ini diprioritaskan untuk mem-backup berbagai fasilitas strategis publik. Ratusan personel disiagakan mulai dari wilayah kerja UP3 Langsa hingga Banda Aceh untuk mengatur manajemen pembagian beban agar wilayah yang masih padam dapat segera dialiri listrik secara bergilir.

PLN Minta Maaf dan Doa Warga

“Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan stakeholder dan pelanggan. Kami memohon maaf dan doa dukungan dari seluruh masyarakat agar sistem kelistrikan Aceh dapat segera pulih sepenuhnya,” tutup Eddi.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: waspadaaceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top