Pemprov Aceh dan BPK RI Gelar Pemeriksaan Kinerja Pendidikan dan Ketahanan Energi, Ini Fokusnya

Penulis: Jonatan Nasution  •  Selasa, 01 September 2026 | 12:31:01 WIB
BPK RI dan Pemerintah Aceh menggelar entry meeting pemeriksaan pendahuluan kinerja di Banda Aceh, Senin (31/8/2026).

BANDA ACEH — BPK RI bersama Pemerintah Aceh menggelar entry meeting pemeriksaan pendahuluan kinerja pada Senin (31/8/2026). Dua agenda utama yang diperiksa adalah pengelolaan BOSP dan upaya pemerintah daerah mendukung ketahanan energi nasional di wilayah Serambi Mekkah.

Pemeriksaan BOSP mencakup periode Tahun 2025 hingga Semester I Tahun 2026. Adapun bidang ketahanan energi menyasar Tahun Anggaran 2025 sampai Semester I Tahun Anggaran 2026.

Fokus Pemeriksaan: Efektivitas Dana BOSP dan Ketahanan Energi

Ketua Tim Pemeriksaan BPK RI, Muhammad Husni, menjelaskan pemeriksaan ini bertujuan menilai efektivitas program kerja pemerintah daerah. Aspek yang ditekankan meliputi pengelolaan bantuan operasional pendidikan serta langkah konkret mendukung ketahanan energi.

Ia menyebut pemeriksaan juga mencakup aspek energi baru terbarukan dan konservasi energi sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional.

Koordinasi SKPA Jadi Kunci Kelancaran Pemeriksaan

Dalam arahannya, Taufik menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk menyediakan seluruh data dan informasi yang dibutuhkan tim pemeriksa. Ia meminta jajaran SKPA terkait membangun koordinasi dan memberikan dukungan penuh selama proses pemeriksaan.

"Pemerintah Aceh memberikan support terhadap pemeriksaan ini. Tim kami akan menyiapkan apa yang diperlukan. Kami berharap pemeriksaan ini dapat memberikan masukan, wawasan, dan saran untuk perbaikan kinerja Pemerintah Aceh ke depan," ujar Taufik.

Target Pemeriksaan: Rekomendasi Konstruktif untuk Perbaikan Kinerja

Muhammad Husni berharap kerja sama yang baik dari Pemerintah Aceh dan SKPA terkait dapat memperlancar proses pemeriksaan. Ia menilai hasil pemeriksaan nantinya menjadi dasar bagi perbaikan kinerja pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Sekda Aceh Drs. Syakir, M.Si., Asisten II Sekda Aceh Ir. T. Robby Irza, S.SiT., MT., serta Asisten III Sekda Aceh Dr. A. Murtala, M.Si. Pemeriksaan diharapkan tidak hanya menjadi proses evaluasi, tetapi juga menghasilkan rekomendasi konstruktif untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pendidikan dan memperkuat ketahanan energi di Aceh.

Reporter: Jonatan Nasution
Sumber: noa.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top