Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah Meninggal Dunia di RSUDZA, Tokoh Perdamaian Itu Sempat Dirawat Intensif

Penulis: Alfian Batubara  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:33:01 WIB
Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUDZA Banda Aceh.

BANDA ACEH — Kabar duka menyelimuti masyarakat Aceh, Sabtu (13/6/2026). Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUDZA Banda Aceh. Informasi wafatnya tokoh yang akrab disapa Abu Doto ini dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan grup percakapan masyarakat Aceh.

Perjalanan Hidup: Dari Dokter di USU hingga Gubernur Aceh

Lahir di Kabupaten Pidie pada 24 April 1940, Zaini Abdullah menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU). Sebelum terjun ke politik, ia dikenal sebagai dokter yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial di Aceh.

Karier politiknya memuncak ketika ia dipercaya memimpin Pemerintah Aceh bersama Wakil Gubernur Muzakir Manaf pada periode 2012-2017. Masa kepemimpinannya identik dengan penguatan perdamaian pasca-MoU Helsinki, pembangunan daerah, serta implementasi program kesejahteraan masyarakat.

Sempat Dirawat Intensif, Keluarga Belum Umumkan Lokasi Pemakaman

Sebelum wafat, dr. Zaini Abdullah diketahui menjalani perawatan intensif di RSUDZA Banda Aceh. Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga maupun pemerintah belum mengumumkan secara resmi lokasi dan jadwal prosesi pemakaman almarhum.

Sejumlah tokoh, pejabat, serta masyarakat mulai menyampaikan ucapan belasungkawa dan doa untuk almarhum melalui berbagai media sosial. Ucapan duka mengalir deras, menandakan besarnya pengaruh Abu Doto di hati rakyat Aceh.

Aceh Kehilangan Sosok Perdamaian dan Pembangunan

Semasa hidup, dr. Zaini Abdullah dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan politik dan perdamaian Aceh. Ia tidak hanya seorang dokter, tetapi juga bagian dari perjuangan Aceh hingga akhirnya duduk di kursi gubernur.

Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: noa.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top