Pencarian

Jemaah Haji Asal Aceh yang Wafat di Tanah Suci Bertambah, Enam Orang Meninggal Selama Operasional 2025

Selasa, 02 Juni 2026 • 13:23:01 WIB
Jemaah Haji Asal Aceh yang Wafat di Tanah Suci Bertambah, Enam Orang Meninggal Selama Operasional 2025
Enam jemaah haji asal Aceh meninggal dunia di Tanah Suci selama operasional haji 2025.

BANDA ACEH — Enam jemaah haji asal Aceh meninggal dunia di Arab Saudi sepanjang operasional haji 2025. Angka ini bertambah dua orang dari laporan awal yang menyebutkan empat jemaah wafat. Seluruh jemaah yang wafat memiliki riwayat penyakit penyerta dan termasuk dalam kategori risiko tinggi.

Penyebab Meningkatnya Jumlah Korban

Petugas kesehatan kloter mencatat dua jemaah tambahan wafat dalam dua hari terakhir karena komplikasi jantung dan gagal napas. Cuaca panas ekstrem di Makkah dan Madinah yang mencapai 48 derajat Celcius menjadi faktor pemicu utama. Sebagian besar jemaah yang wafat berusia di atas 65 tahun.

Langkah Penanganan oleh Petugas

Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Aceh telah mengaktifkan prosedur darurat bagi jemaah lansia. Pemeriksaan kesehatan dilakukan setiap pagi sebelum jemaah berangkat ke Armuzna. Petugas juga menyiagakan ambulans di setiap sektor pemondokan.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Aceh menyebutkan bahwa koordinasi dengan rumah sakit Arab Saudi terus berjalan. “Kami pastikan setiap jemaah yang sakit mendapat penanganan cepat, termasuk evakuasi ke KKHI,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Profil Jemaah yang Wafat

Dari enam jemaah yang wafat, empat di antaranya berasal dari Kabupaten Aceh Besar dan dua dari Kota Banda Aceh. Seluruh jenazah telah dimakamkan di Tanah Suci setelah melalui proses identifikasi dan administrasi. Pihak keluarga di kampung halaman telah diberitahu melalui petugas kloter.

Perbandingan dengan Musim Haji Sebelumnya

Jumlah jemaah wafat asal Aceh tahun ini masih lebih rendah dibandingkan musim haji 2024 yang mencatatkan sembilan orang meninggal. Namun, lonjakan suhu tahun ini dinilai lebih ekstrem. Kemenag Aceh mengimbau jemaah untuk tidak memaksakan diri menjalankan ibadah sunah di luar waktu utama.

Mengapa Jemaah Lansia Paling Rentan?

Jemaah risiko tinggi, terutama lansia, memiliki daya tahan tubuh rendah terhadap dehidrasi dan sengatan panas. Aktivitas fisik berat saat thawaf dan sai mempercepat penurunan kondisi. Petugas menyarankan penggunaan kursi roda dan pendingin portable bagi jemaah yang lemah.

FAQ: Apa yang Harus Dilakukan Keluarga di Aceh?

Keluarga jemaah yang wafat di Tanah Suci tidak perlu datang ke Arab Saudi. Proses pengurusan jenazah, pemakaman, dan dokumen kematian ditangani penuh oleh petugas haji Indonesia. Ahli waris hanya perlu melapor ke KUA kecamatan setempat untuk pengurusan hak-hak keperdataan.

Kemenag Aceh juga menyediakan layanan konseling bagi keluarga yang ditinggalkan. Bantuan transportasi dan akomodasi saat pemulangan jenazah difasilitasi oleh pemerintah provinsi.

Bagikan
Sumber: ajnn.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks