ACEH — Laga yang berlangsung di New York ini menyajikan dua gol spektakuler di tengah permainan yang sempat berjalan hati-hati. Kedua tim baru benar-benar tancap gas setelah melewati 20 menit pertama tanpa peluang berarti.
Maroko membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui skema serangan balik kilat. Brahim Diaz melepas umpan terobosan dari tengah lapangan yang langsung dimanfaatkan Saibari.
Bek Brasil, Gabriel Magalhaes, terlambat bereaksi. Saibari yang sudah lolos dari jebakan offside dengan tenang mencungkil bola melewati Alisson yang maju keluar sarang.
Tertinggal satu gol, Brasil justru kesulitan keluar dari tekanan. Maroko tampil percaya diri dan nyaris menggandakan keunggulan lewat tembakan Brahim Diaz di menit ke-29 yang masih bisa diamankan Alisson.
Baru pada menit ke-33, Brasil menemukan ritme. Vinicius Jr. menerima bola dari Bruno Guimaraes di sisi kiri. Dikawal ketat pemain Maroko, penyerang Real Madrid itu memangkas masuk melewati satu lawan sebelum melepaskan tembakan melengkung ke pojok kanan gawang Bono. Skor berubah 1-1.
Gol penyama tersebut mengubah wajah permainan Brasil. Skuad asuhan Dorival Junior tampil lebih agresif dan nyaris berbalik unggul di masa injury time. Lucas Paqueta melakukan tendangan akrobat yang masih bisa ditepis kiper Maroko, Bono.
Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Hasil ini membuat kedua tim masih harus bekerja keras di babak kedua untuk mengamankan tiga poin perdana di turnamen.
Susunan Pemain:
Brasil XI: Alisson; D. Santos, Marquinhos, Gabriel, Ibáñez; B. Guimarães, Casemiro, Paquetá; Raphinha, Igor Thiago, Vinicius
Morocco XI: Bono; Hakimi, Diop, Riad, Mazraoui; Bouaddi, El Aynaoui, Ounahi; Brahim Díaz, Saibari; El Khannouss