ACEH SELATAN — Bupati Aceh Selatan Mirwan menyerahkan langsung bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Pesantren Mafatihul Ulum, Gampong Barat Daya, Kecamatan Kluet Selatan, Rabu (18/6). Bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah.
"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah," kata Mirwan di Aceh Selatan.
Isi Bantuan: Sembako Hingga Perlengkapan Ibadah
Pemkab Aceh Selatan menyalurkan paket sembilan bahan pokok berupa beras, telur ayam, mi instan, ikan sarden, kecap, saus, dan minyak goreng. Selain itu, tersedia juga air mineral untuk kebutuhan darurat para korban.
Untuk kebutuhan hunian sementara, pemerintah daerah memberikan selimut, handuk, kasur lipat, matras, terpal, dan alat masak. Bantuan perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, dan kain sarung juga disertakan dalam paket tersebut.
Api Meludeskan Deretan Bangunan Guru
Kebakaran melanda Pesantren Mafatihul Ulum pada Senin (16/6). Api dengan cepat menghanguskan deretan bangunan guru yang ditempati oleh Tgk Sapardianto. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp150 juta. Bangunan yang terbakar merupakan tempat tinggal para pengajar di lingkungan pesantren tersebut.
Pemkab: Musibah Ini Ujian dari Allah SWT
Bupati Mirwan menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa civitas pesantren. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban.
"Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban yang dialami oleh saudara kita. Pemkab Aceh Selatan akan selalu hadir ketika warga membutuhkan bantuan," ujar Mirwan.
Orang nomor satu di Aceh Selatan itu juga mengingatkan agar musibah ini disikapi dengan sabar dan ikhlas. "Musibah ini adalah ujian dari Allah SWT. Semoga saudara kita yang sedang ditimpa musibah diberikan ketabahan dan kekuatan," pungkasnya.