ACEH — Kamera TV memang sudah sibuk menyorot deretan selebritas di stadion-stadion Piala Dunia musim panas ini. Namun, melihat megabintang seperti Jay-Z duduk di kursi penonton untuk laga yang bukan partai besar tetap menimbulkan pertanyaan. Apalagi duel Pantai Gading versus Ekuador bukanlah laga yang biasa disebut sebagai "glamour tie."
Jay-Z hadir bukan untuk menikmati permainan semata. Melalui Roc Nation, agensi hiburan yang juga memiliki divisi olahraga, ia memiliki kepentingan langsung dengan salah satu pemain muda yang berlaga di lapangan. Yan Diomande, winger 19 tahun milik RB Leipzig, adalah salah satu aset berharga Roc Nation Sports.
Diomande masuk dalam daftar klien agensi tersebut bersama nama-nama besar seperti Vinicius Junior, Endrick, dan Gabriel Martinelli. Nilai pasar pemain asal Pantai Gading ini mencapai €90 juta, menjadikannya pemain termahal kedua di bawah naungan Roc Nation setelah Vinicius Junior.
Jay-Z terlihat menyapa Diomande sebelum pertandingan dimulai. Gestur itu dianggap sebagai bentuk dukungan dan "red carpet treatment" dari agensi kepada klien mudanya yang tengah naik daun. Pelatih Pantai Gading, Emerse Fae, bahkan memberikan kepercayaan kepada Diomande sebagai starter, mengesampingkan pemain Manchester United, Amad.
Keputusan itu masuk akal melihat performa Diomande di musim debutnya bersama RB Leipzig. Ia mencatatkan 13 gol dan 9 assist, menjadikannya salah satu talenta muda paling bersinar di Eropa. Nama-nama klub besar seperti Liverpool pun disebut-sebut mulai meliriknya.
Momen Piala Dunia 2026 ini bisa menjadi batu loncatan besar bagi Diomande. Selain membela negaranya di panggung terbesar sepak bola, bursa transfer musim panas juga terbuka lebar. Dengan nilai pasar yang fantastis dan agen sekelas Roc Nation di belakangnya, masa depan pemain berusia 19 tahun itu diprediksi akan menjadi salah satu cerita transfer paling menarik musim ini.