SIGLI — Prosesi pelantikan berlangsung Rabu (6 Mei 2026) di Pendopo Bupati Pidie. Rohaniawan mengukuhkan sumpah jabatan yang disaksikan dua orang saksi, sementara Jafar, S.E., menandatangani berita acara secara simbolis.
Bupati Sarjani Abdullah, S.H., M.H., menekankan makna mendalam amanah kepada pengurus baru. "Amanah ini bukan sekadar jabatan administratif, melainkan tanggung jawab moral dan spiritual yang besar untuk mengelola harta umat secara transparan, akuntabel, dan profesional," ujarnya.
Ia mengajak pengurus bekerja dengan integritas penuh, menjaga kepercayaan publik, dan mengedepankan kejujuran. Pesan ini menjadi fondasi operasional lembaga yang mengelola dana sosial masyarakat Pidie.
Kehadiran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala SKPK, camat, dan pemimpin lembaga keistimewaan menunjukkan signifikansi pelantikan ini. Dukungan lintas institusi mencerminkan komitmen pemerintah daerah memperkuat peran Baitul Mal dalam syiar Islam dan pemberdayaan ekonomi umat.
Baitul Mal Kabupaten Pidie kini memiliki struktur kepemimpinan untuk menjalankan mandat pengelolaan dana sosial dengan prinsip syariah dan profesional.