Lokasi nobar yang semula direncanakan di kawasan Tanggul Krueng Aceh, tepatnya di depan Universitas Ubudiyah Indonesia Gampong Tibang, kini dipusatkan di Rumoh Aceh Sulaiman Abda. Tempat tersebut berada di samping Hutan Kota Tibang, Jalan Tgk Meulagu, Kecamatan Syiah Kuala.
Camat Syiah Kuala menyampaikan bahwa perubahan lokasi bersifat mendadak karena faktor cuaca yang tidak mendukung. "Kami mengutamakan keselamatan masyarakat yang akan hadir menyaksikan pertandingan," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (20/6/2026).
Pemerintah Kota Banda Aceh memastikan euforia Piala Dunia 2026 tetap merata di seluruh wilayah. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh, Reza Kamilin, mengatakan nobar tidak hanya dipusatkan di satu lokasi, tetapi tersebar di sembilan kecamatan.
"Untuk jadwalnya pada 20 Juni 2026 di Kecamatan Jaya Baru, 21 Juni di Syiah Kuala, 27 Juni di Kuta Raja, 28 Juni di Kuta Alam, 4 Juli di Meuraxa, 5 Juli di Ulee Kareng, 11 Juli di Baiturrahman, 12 Juli di Banda Raya, dan 19 Juli di Lueng Bata," kata Reza.
Selain di tingkat kecamatan, Pemko juga menyiapkan nobar akbar di tingkat kota yang digelar setiap Minggu di area Car Free Day (CFD) pukul 06.00 hingga 11.00 WIB. Acara ini menggunakan videotron agar warga dapat menikmati pertandingan dengan nyaman.
Reza menambahkan, kegiatan ini diharapkan memberi dampak ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dapat membuka lapak di sekitar lokasi nobar. "Piala Dunia adalah pesta olahraga terbesar dunia. Kita ingin semaraknya dirasakan di setiap sudut Kota Banda Aceh," ujarnya.