ACEH — Kejadian nahas itu bermula saat Abay kehilangan kendaraan dan telepon genggamnya secara bersamaan. Dalam situasi yang membuat panik, ia tak bisa mengakses aplikasi My ALVA dari ponsel miliknya. Beruntung, sistem keamanan pada motor listrik Alva Cervo Q tetap aktif dan bisa dipantau dari jarak jauh.
Karena tak bisa membuka aplikasi, Abay langsung menghubungi Customer Service ALVA yang siaga 24 jam. Pihak CS membantu memantau lokasi motor secara real-time melalui sistem Anti Theft yang terintegrasi dengan kendaraan. Informasi itu kemudian ia gunakan untuk berkoordinasi dengan pihak berwenang hingga akhirnya motor berhasil ditemukan.
"Saya merasakan langsung manfaat Anti Theft yang terhubung dengan My ALVA Mobile App. Saat menghadapi situasi yang tidak terduga, fitur tersebut membantu saya memantau lokasi kendaraan, ditambah dukungan Customer Service ALVA yang responsif ketika saya tidak dapat mengakses aplikasi dari handphone pribadi," ungkap Abay dalam sesi tersebut.
Redya Febriyanto, Head of Digital Product, Engineering and Information Technology ALVA, menegaskan bahwa fitur Anti Theft kini menjadi kebutuhan utama seiring naiknya kepercayaan pengguna terhadap motor listrik sebagai kendaraan harian. Menurutnya, teknologi ini dirancang untuk memberikan ketenangan, bukan sekadar tempelan fitur digital.
"Teknologi pada ALVA tidak hanya hadir sebagai fitur, tetapi dirancang untuk memberikan rasa aman dan ketenangan bagi pengguna dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pengalaman Abay sebagai pemilik CERVO, fitur Anti Theft ALVA menunjukkan manfaatnya saat dibutuhkan," ujar Redya.
Di luar urusan keamanan, ALVA juga memperkuat ekosistem pendukung. Sepanjang 2025, merek ini mencatat pertumbuhan penjualan 52,9 persen dibanding tahun sebelumnya. Ekspansi jaringan pengisian daya kini mencakup 355 konektor yang tersebar di 170 lokasi. Layanan Roadside Assistance dan after-sales juga diklaim sudah menjangkau secara nasional.
ALVA melihat kendaraan listrik tak lagi sekadar alat transportasi, melainkan bagian dari ekosistem yang harus menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna. Inovasi yang terus dikembangkan diharapkan bisa menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang semakin kompleks.