ACEH — Sekolah Lansia Fatmawati di Jakarta menghadirkan suasana berbeda dari ruang kelas biasa. Para lansia tidak hanya belajar, tetapi juga bermain angklung bersama dalam kegiatan yang menyenangkan.
Kegiatan belajar di Sekolah Lansia Fatmawati, Jakarta, berlangsung dengan cara yang tidak membosankan. Para peserta yang sudah lanjut usia mengikuti pembelajaran sambil bermain angklung bersama.
Program sekolah lansia menjadi salah satu upaya menjaga kesehatan mental dan sosial para orang tua. Kegiatan seperti ini memberi ruang bagi lansia untuk tetap aktif dan terhubung dengan orang lain.
Angklung dipilih sebagai media pembelajaran karena mudah dimainkan dan menyenangkan. Para lansia tampak antusias mengikuti arahan dalam memainkan alat musik tradisional tersebut.
Bermain musik bersama tidak hanya melatih koordinasi tangan, tetapi juga mempererat hubungan antar peserta. Suasana kebersamaan terasa kental dalam kegiatan ini.
Mengikuti kegiatan belajar di usia lanjut membantu menjaga fungsi kognitif tetap aktif. Interaksi sosial yang rutin juga mengurangi risiko kesepian pada lansia.
Kegiatan seperti Sekolah Lansia Fatmawati bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Partisipasi aktif lansia dalam kegiatan komunitas mendukung kualitas hidup yang lebih baik di masa tua.
Dukungan keluarga menjadi kunci agar lansia mau terlibat dalam kegiatan seperti ini. Mengantar atau menemani orang tua mengikuti sekolah lansia bisa menjadi bentuk perhatian sederhana.
Lansia yang tetap aktif biasanya lebih bersemangat menjalani hari-hari. Kegiatan bermain angklung di Sekolah Lansia Fatmawati menunjukkan bahwa belajar tidak mengenal batas usia.