ACEH — Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, memastikan pemilihan kedua klub sudah sesuai dengan regulasi AFF. Aturan tersebut menyatakan bahwa wakil setiap negara anggota berasal dari peringkat pertama dan kedua kompetisi kasta tertinggi masing-masing.
"Oleh karena itu, Indonesia akan diwakili oleh Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda pada ASEAN Club Championship 2026/2027," ujar Asep dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (30/5).
Keikutsertaan di level ASEAN membuat kalender pertandingan Persib dan Borneo FC sangat padat musim depan. Persib Bandung tidak hanya berlaga di Liga Super dan ACC 2026/2027, tetapi juga akan bertarung di Liga Champions Asia Dua (ACL 2).
Sementara itu, Borneo FC harus membagi fokus antara Liga Super, Shopee Cup, dan AFC Challenge League. Beban ganda ini menjadi ujian tersendiri bagi kedalaman skuad kedua tim.
Kehadiran Persib dan Borneo FC menandai kembalinya partisipasi klub Indonesia di ajang ini setelah sempat absen pada edisi sebelumnya. Pada musim 2024/2025, Indonesia diwakili oleh PSM Makassar dan Borneo FC.
PSM saat itu berhasil menembus semifinal sebelum dihentikan wakil Vietnam, Cong An Ha Noi. Sedangkan Borneo FC terhenti di fase grup. Catatan ini menjadi pekerjaan rumah bagi kedua wakil Indonesia kali ini untuk bisa melangkah lebih jauh.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, berharap kedua tim mampu berbicara banyak dan mengharumkan nama bangsa di level internasional. Ia menilai partisipasi ini menjadi momentum penting bagi sepak bola Indonesia untuk kembali bersaing di level regional.
"Kami berharap kedua klub dapat memberikan performa terbaik," tutur Ferry.
Persib dan Borneo FC kini memiliki misi ganda: mempertahankan dominasi di dalam negeri sekaligus membuktikan daya saing klub Indonesia di Asia Tenggara.