ACEH — Perseteruan antara pendukung City dan pemain Arsenal tak berakhir meski kompetisi Premier League 2025/2026 sudah usai. Arsenal keluar sebagai juara liga, namun kegagalan mereka di pentas Eropa membuka peluang bagi Rehman untuk melancarkan serangan balasan.
Rehman sebelumnya viral karena meminum air dari botol bergambar logo Arsenal. Setelah Arsenal memastikan gelar juara liga, Eze dan Gabriel mengunggah foto Rehman di media sosial mereka, membuatnya menjadi sasaran ejekan.
Namun, momentum berbalik di final Liga Champions. Dua pemain Arsenal itu gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti, menyebabkan tim asuhan Mikel Arteta kalah adu penalti dari PSG. Rehman pun langsung bereaksi dengan membuat video sindiran yang kembali viral.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Rehman dengan nada mengejek berbicara langsung kepada Eze dan Gabriel. Ia mengingatkan bahwa ejekan yang diterimanya kini harus dibayar lunas oleh kedua pemain tersebut.
"Tidak setiap tim bisa menang di Eropa. Selamat untuk Crystal Palace dan Aston Villa (juara Conference League dan Europa League). Tapi bagi saya, ini soal memberi dan menerima. Saya sudah menanggung ejekan dari Eze dan Gabriel selama seminggu. Sekarang kalian yang gagal mengeksekusi penalti. Jangan salahkan saya," ujar Rehman.
Kekalahan di partai puncak Liga Champions menjadi pukulan telak bagi Arsenal yang baru saja merayakan gelar Premier League. Kegagalan Eze dan Gabriel dari titik putih tidak hanya membuat tim kehilangan trofi, tetapi juga memicu kembali perang verbal dengan kubu Manchester City.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Eze maupun Gabriel atas serangan balasan Rehman. Namun, rivalitas antara kedua kubu dipastikan akan terus menjadi bumbu menarik menjelang musim depan.