Pencarian

Banda Aceh Luncurkan Liga Kolaborasi SSB U-16, Kompetisi Enam Bulan untuk Cetak Talenta Muda Sepak Bola

Sabtu, 13 Juni 2026 • 14:23:01 WIB
Banda Aceh Luncurkan Liga Kolaborasi SSB U-16, Kompetisi Enam Bulan untuk Cetak Talenta Muda Sepak Bola
Wali Kota Banda Aceh meluncurkan Liga Kolaborasi SSB U-16 sebagai wadah pembinaan talenta sepak bola muda.

BANDA ACEH — Sebanyak sembilan SSB akan bertanding dalam Liga Kolaborasi U-16 yang digelar dari Juni hingga November 2026. Kompetisi ini diproyeksikan menjadi wadah lahirnya talenta sepak bola masa depan dari ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

Bukan Sekadar Turnamen, tapi Sistem Pembinaan Jangka Panjang

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menekankan bahwa liga ini merupakan strategi pembinaan berkelanjutan, bukan sekadar ajang adu cepat antar-SSB. Menurutnya, pemain terbaik tidak lahir dalam satu malam.

“Mereka membutuhkan proses, latihan yang serius, dan kesempatan bertanding yang cukup. Karena itu pemerintah hadir memfasilitasi melalui liga ini,” kata Illiza saat peluncuran kompetisi, Jumat (12/6/2026).

Selama ini, banyak pemain muda hanya mengikuti turnamen yang berlangsung dua hingga tiga hari. Illiza menilai model tersebut tidak cukup untuk mengembangkan kemampuan teknis, mental bertanding, dan kedisiplinan pemain secara optimal.

Dampak Sosial: Menjauhkan Remaja dari Narkoba

Selain menyiapkan bibit atlet, Illiza menyebut kegiatan olahraga ini memiliki dampak sosial positif. Menurutnya, semakin banyak ruang aktivitas produktif yang tersedia, semakin besar peluang menghindarkan remaja dari perilaku negatif.

“Olahraga menjadi sarana yang baik untuk membentuk karakter, disiplin, mental yang kuat, sekaligus mengurangi risiko anak-anak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan aktivitas negatif lainnya,” ujarnya.

Simulasi Liga Profesional Selama Enam Bulan

Wakil Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh, Teuku Iqbal Djohan, mengungkapkan gagasan pembentukan liga ini muncul dari kebutuhan memberikan ruang kompetisi yang lebih panjang. Menurutnya, kompetisi selama enam bulan akan memberikan pengalaman berbeda bagi pemain.

“Selama ini anak-anak hanya mengikuti turnamen dua atau tiga hari, setelah itu kembali latihan. Dengan adanya liga yang berjalan beberapa bulan, mereka punya target dan motivasi yang lebih besar untuk berkembang,” kata Iqbal.

Ia berharap kompetisi ini dapat menjadi simulasi awal bagi para pemain muda untuk mengenal atmosfer liga yang sesungguhnya dan membuka peluang lahirnya pemain Banda Aceh yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

Rencana Perluasan ke Kelompok Usia Lebih Muda

Illiza menegaskan Liga Kolaborasi U-16 akan dijadikan agenda tahunan. Ke depan, kompetisi ini berpotensi diperluas ke kelompok usia yang lebih muda sebagai bagian dari sistem kaderisasi sepak bola Banda Aceh.

“Kita ingin pembinaan dimulai sejak usia sekolah. Ke depan bukan hanya U-16, tetapi juga bisa berkembang ke kelompok usia yang lebih muda sehingga regenerasi pemain berjalan lebih baik,” ujarnya.

Bagikan
Sumber: masakini.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks