Mahasiswa Tanam 600 Pohon Cegah Abrasi Sungai Matangkuli Aceh Utara

Penulis: Ricki Manurung  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 12:09:01 WIB
Mahasiswa LIMA dan pelajar SMAN 1 Matangkuli menanam 600 pohon di bantaran Sungai Matangkuli untuk mencegah abrasi.

ACEH UTARA — Organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Lumbung Informasi Mahasiswa Matangkuli (LIMA) melakukan aksi penanaman pohon di bantaran sungai Gampong Parang Sikureung, Kamis. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kerentanan lahan di pinggiran sungai yang mulai terkikis.

Jenis Pohon Penahan Erosi dan Nilai Ekonomi

Keuchik Parang Sikureung, Jumadi, menjelaskan bahwa pemilihan jenis tanaman dilakukan dengan mempertimbangkan fungsi ekologis sekaligus manfaat ekonomi bagi warga sekitar. Terdapat berbagai jenis pohon yang ditanam untuk memperkuat struktur tanah di kawasan tersebut.

“Kita akan menanam pohon sebanyak 600 batang dalam kegiatan ini di antaranya bambu, aren dan tanaman bernilai ekonomis lainnya seperti mangga dan durian di bantaran sungai yang memiliki fungsi ekologis serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat," katanya.

Pihaknya menilai langkah kolektif mahasiswa dan pelajar sangat penting dalam menjaga ekosistem sungai. Selain memperkuat bantaran, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pelestarian lingkungan hidup di kawasan permukiman mereka.

Kolaborasi Lintas Generasi di Matangkuli

Aksi lingkungan ini tidak hanya digerakkan oleh mahasiswa LIMA, tetapi juga melibatkan Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka dari SMAN 1 Matangkuli. Kehadiran para pelajar sebagai panitia lokal bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan sejak dini melalui praktik langsung di lapangan.

Ketua LIMA, Mufaddhal, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi pemuda terhadap daerahnya. Ia memandang upaya pelestarian alam sebagai langkah strategis untuk menjamin kualitas hidup generasi mendatang.

"Gerakan ini bukan sekadar kegiatan penanaman pohon, melainkan bentuk investasi sosial dan ekologis untuk masa depan," ujar Mufaddhal di sela-sela kegiatan.

Dukungan Program Dana Nusantara

Revegetasi di bantaran sungai Matangkuli ini terlaksana berkat dukungan dari Lembaga Pembelaan Lingkungan Hidup dan Hak Asasi Manusia (LPLHa). Program ini dijalankan melalui skema Dana Nusantara (DANUS) yang fokus pada inisiatif pelestarian lingkungan berbasis komunitas.

Mufaddhal menambahkan, menanam kepedulian terhadap alam saat ini adalah investasi untuk memanen kehidupan yang lebih baik. Selain mencegah abrasi, revegetasi ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih peduli terhadap keberlangsungan ekosistem di Aceh Utara.

Aksi ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah setempat yang memberikan apresiasi atas inisiatif mandiri dari kalangan mahasiswa dan pelajar. Pohon-pohon yang telah ditanam kini menjadi tanggung jawab bersama antara masyarakat dan perangkat desa untuk dirawat hingga tumbuh besar.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top