ACEH — Berdasarkan pantauan hingga pagi hari, BCA membuka perdagangan dengan kurs jual dolar AS di Rp 16.350 dan kurs beli di Rp 16.150 per dolar. Angka ini hampir tidak berubah dari penutupan perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, Bank Mandiri memasang kurs jual di level Rp 16.370 dan kurs beli Rp 16.130. BRI dan BNI tak ketinggalan, masing-masing menawarkan kurs jual di kisaran Rp 16.360 hingga Rp 16.380, dengan selisih spread yang ketat.
Transaksi di Mobile Banking: Sama atau Beda?
Nasabah yang bertransaksi lewat aplikasi mobile banking perlu mencermati perbedaan kecil. Di BCA mobile, misalnya, kurs jual tercatat Rp 16.355, sedikit lebih mahal dari kurs di teller. Hal serupa terjadi di Livin' by Mandiri dan BRImo, di mana bank biasanya menambahkan margin 5-10 poin untuk biaya layanan digital.
“Kurs di aplikasi memang berbeda tipis, karena ada biaya pemrosesan transaksi online. Tapi selisihnya tidak signifikan, masih dalam batas wajar,” ujar salah satu staf layanan nasabah BRI yang enggan disebut namanya.
Siapa yang Paling Diuntungkan Hari Ini?
Bagi Anda yang berniat menukar rupiah ke dolar AS, kurs beli tertinggi ada di BCA, yaitu Rp 16.150. Artinya, Anda bisa mendapatkan dolar lebih banyak dengan rupiah yang sama. Sebaliknya, jika Anda ingin menjual dolar, kurs jual terendah juga ada di BCA, yakni Rp 16.350, sehingga nilai tukar yang Anda terima lebih maksimal.
Untuk pengiriman uang ke luar negeri atau pembayaran impor skala kecil, selisih antar bank ini bisa berarti. Mengingat volume transaksi, perbedaan 10-20 rupiah per dolar bisa berdampak pada total biaya yang dikeluarkan.
Kapan Waktu Terbaik Bertransaksi?
Bank umumnya memperbarui kurs setiap jam hingga pukul 15.00 WIB. Setelah itu, kurs cenderung mengacu pada nilai tengah Bank Indonesia. Waktu terbaik untuk bertransaksi adalah pagi hari saat pasar baru buka, karena volatilitas masih rendah dan spread cenderung lebih lebar.
Perlu diingat, kurs yang tertera di papan atau aplikasi bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar global. Jadi, pastikan Anda mengecek ulang sesaat sebelum transaksi dilakukan.
Apa yang Mempengaruhi Pergerakan Hari Ini?
Stabilitas rupiah hari ini tak lepas dari sikap pelaku pasar yang menunggu data inflasi Indonesia untuk bulan Mei. Selain itu, sentimen dari pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia pekan lalu masih menjadi faktor penahan pelemahan rupiah. Sementara dari eksternal, indeks dolar AS sedikit melemah terhadap mata uang utama Asia, memberi ruang bagi rupiah untuk bernapas.
Bagi Anda yang rutin bertransaksi valas, memantau kurs di beberapa bank sekaligus—seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI—adalah langkah cerdas. Selisih kecil hari ini bisa jadi keuntungan besok.