BANDA ACEH — Prestasi di bidang desain grafis kembali ditorehkan pelajar Aceh Singkil. Dua sekolah menengah asal kabupaten itu berhasil bersaing di ajang provinsi yang digelar di Banda Aceh pada pertengahan Mei 2026.
SMKN 1 Gunung Meriah keluar sebagai Juara III pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen Aceh 2026. Kompetisi ini berlangsung selama empat hari, mulai 18 hingga 21 Mei 2026, di Banda Aceh.
Tak berselang lama, giliran SLBN Syekh Alfansury Singkil yang menorehkan prestasi. Sekolah Luar Biasa tersebut berhasil meraih Juara II cabang Teknologi Desain Grafis pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Aceh 2026. Perlombaan digelar di Aula Dinas Pendidikan Aceh pada 20 Mei 2026.
Penilaian Ketat dari Dewan Juri
Kedua ajang tersebut mempertandingkan kemampuan desain grafis secara menyeluruh. Dewan juri menilai aspek penguasaan teknologi, kreativitas visual, serta ketepatan konsep dari setiap peserta. Persaingan disebut cukup ketat karena diikuti perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Aceh Singkil, Mujiburrahman, SP, menyebut capaian ini sebagai bukti kualitas pembinaan di daerahnya. Menurutnya, pendidikan vokasi dan pendidikan luar biasa di Aceh Singkil kini semakin diperhitungkan di tingkat provinsi.
Apresiasi untuk Guru Pembimbing
Mujiburrahman secara khusus menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah mendampingi para siswa. Ia menekankan bahwa prestasi ini lahir dari kerja keras kolektif, bukan hanya siswa semata.
“Terima kasih kepada kepala sekolah serta guru pembimbing dan pendamping yang terus memberikan motivasi kepada anak-anak sehingga mampu meraih prestasi membanggakan ini,” ujar Mujiburrahman dalam keterangannya.
Harapan ke Depan: Lahirkan Lebih Banyak Generasi Berprestasi
Kacabdin Aceh Singkil berharap prestasi ini bisa memicu semangat kompetitif bagi pelajar lain di daerahnya. Ia mendorong kolaborasi yang lebih erat antara sekolah, guru, dan orang tua untuk terus mengembangkan bakat siswa di bidang teknologi dan seni.
“Dengan semangat kolaborasi, diharapkan lahir lebih banyak generasi berprestasi yang mampu membawa nama baik Aceh Singkil di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.