ACEH — Laga Grup L yang digelar Kamis (18/6) itu menjadi panggung pembuktian The Three Lions di bawah arahan Tuchel. Meski Kroasia memberikan perlawanan ketat, kedalaman skuad Inggris menjadi pembeda. Para pemain yang masuk dari bangku cadangan langsung memberi dampak signifikan.
Pujian dari Legenda: "Kekacauan yang Terorganisir"
Jamie Carragher, legenda Liverpool, memberikan analisis tajam soal performa Inggris. Ia melihat transisi permainan yang cepat dan agresif, terutama di babak kedua, membuat lawan kewalahan.
"Ada banyak energi dan penuh dinamis dari setiap pemain, termasuk mereka yang jadi pemain pengganti. Rasanya seperti melihat tim Premier League," ujar Carragher kepada Sky Sports.
Ia menambahkan, "Di babak kedua tepatnya, rasanya seperti ada kekacauan tapi terorganisir. Apa mereka bisa menjadi kampiun dengan memainkan cara seperti itu? Kita nantikan saja."
Wayne Rooney Soroti Keberanian Tuchel
Tak hanya Carragher, legenda Manchester United, Wayne Rooney, juga memberikan pujian. Ia menyoroti instruksi berani yang diberikan Tuchel kepada para pemainnya.
"Saya suka melihat Tuchel yang meminta timnya lebih berani. Sebab, memang seperti itulah caranya kalau mau menang," kata Rooney kepada BBC.
Rooney menekankan bahwa semua pemain, termasuk yang starter dan pengganti, memberikan segalanya. "Mereka memulainya dengan brilian," tutupnya.
Dampak Instan dari Bangku Cadangan
Salah satu momen kunci adalah gol keempat Inggris yang lahir dari kerja sama pemain pengganti. Bukayo Saka, yang baru masuk, memberikan assist kepada Marcus Rashford untuk memastikan kemenangan.
Fakta ini membuktikan bahwa Tuchel tak hanya mengandalkan 11 pemain utama. Rotasi yang tepat membuat intensitas permainan Inggris tidak pernah turun sepanjang 90 menit.
Hasil ini membuat Inggris memuncaki klasemen sementara Grup L. Laga selanjutnya akan menjadi ujian konsistensi apakah gaya bermain ala Premier League ini bisa membawa mereka jauh di turnamen.