ACEH UTARA — Data resmi Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh mencatat Aceh Utara mendapat alokasi pembangunan tunnel garam di tiga kecamatan: Dewantara, Lapang, dan Seunuddon. Namun hingga kini, Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Utara belum pernah membuka secara resmi daftar gampong penerima untuk enam titik tersebut.
Satu-satunya lokasi yang terungkap adalah Desa Teupin Kuyuen di Kecamatan Seunuddon dengan 55 unit. Lima titik sisanya masih gelap, termasuk dugaan lokasi di Kecamatan Dewantara, Kecamatan Lapang, dan sisa titik di Seunuddon selain Teupin Kuyuen.
Kejanggalan Data: 55 Unit di Satu Desa, tapi Kuota Kabupaten Hanya 33 Penerima
Data resmi Pemprov Aceh hanya mencatat 33 penerima manfaat untuk Aceh Utara dengan anggaran Rp839,64 juta. Sementara satu titik saja di Teupin Kuyuen sudah mencapai 55 unit.
Selisih angka itu memunculkan dua kemungkinan. Pertama, 55 unit di Teupin Kuyuen bukan bagian dari 33 penerima, melainkan masuk program nasional KKP sebanyak 506 unit rumah perebusan garam. Jika demikian, total unit di Aceh Utara berpotensi mencapai ratusan dan melebihi data 33 penerima.
Kemungkinan kedua, jika 55 unit itu termasuk dalam 33 penerima, hitungannya tidak masuk akal. Satu desa tak mungkin melebihi total kuota kabupaten.
Mekanisme Pencairan KKP Perkuat Dugaan Program Nasional 506 Unit
Konfirmasi tim pelaksana dan pengawas di lapangan menguatkan dugaan pertama. Mekanisme pencairan KKP mewajibkan rekanan menalangi 40 persen di awal, dan minimal 15 unit harus 100 persen siap sebelum dana bisa cair.
Pola itu, menurut tim lapangan, merupakan mekanisme Banper KKP 506 unit, bukan skema program transfer daerah senilai Rp839 juta. Perbedaan sumber anggaran inilah yang membuat jumlah unit di Aceh Utara sulit dicocokkan dengan data penerima yang beredar.
Empat Data yang Diminta Publik Dibuka
Desakan publik mengerucut pada empat hal. Warga meminta Dinas Perikanan Aceh Utara membuka SK penetapan enam titik lokasi lengkap dengan nama gampong.
- Jumlah unit per gampong di setiap titik
- Nama kelompok penerima per titik
- Sumber anggaran tiap titik, apakah dari transfer daerah Rp839 juta atau program nasional 506 unit KKP
Jika lima titik lainnya tidak segera dibuka, warga khawatir terjadi tumpang tindih penerima dan bantuan tidak merata. Kekhawatiran itu menguat karena KKP menargetkan 506 unit rumah garam beroperasi pada Desember 2026.
Dinas Perikanan Aceh Utara Belum Bisa Dikonfirmasi
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perikanan Aceh Utara belum berhasil dikonfirmasi. Redaksi membuka hak jawab bagi pihak dinas untuk menjelaskan rincian enam titik dan sumber anggaran program rumah garam di kabupaten tersebut.