Pencarian

Dana MBG Belum Cair, 7 Dapur SPPG di Banda Aceh Hentikan Operasional Mulai Senin

Selasa, 09 Juni 2026 • 15:59:31 WIB
Dana MBG Belum Cair, 7 Dapur SPPG di Banda Aceh Hentikan Operasional Mulai Senin
Tujuh dapur MBG di Banda Aceh berhenti beroperasi mulai Senin akibat dana operasional belum cair.

BANDA ACEH — Sebanyak 7 dari 37 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banda Aceh terpaksa berhenti beroperasi pada Senin (8/6/2026). Penyebabnya, dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) pusat belum juga dikirim ke rekening pengelola.

Koordinator SPPG Wilayah Banda Aceh, Muhammad Reza, mengatakan dana utama yang selama ini dipakai untuk membeli bahan baku dan menjalankan aktivitas dapur telah habis. Sementara dana pengganti yang seharusnya dikirim secara berkala belum masuk.

“Saldo dana belum dikirim, jadi dana utama yang dipakai untuk melaksanakan operasional dapur itu sudah tidak ada. Saat ini mereka masih menunggu top up dana dari BGN pusat,” kata Reza kepada wartawan, Senin (8/6).

Persiapan Terhambat, Distribusi Makanan Siswa Terhenti

Reza menjelaskan, operasional distribusi makanan untuk hari Senin membutuhkan persiapan sejak hari sebelumnya. Karena dana belum tersedia, sejumlah dapur tidak bisa membeli bahan baku maupun menyiapkan kebutuhan produksi makanan bagi para siswa penerima manfaat.

“Kalau operasional hari Senin, persiapannya dilakukan hari Minggu. Kalau tidak ada persiapan, bagaimana program itu bisa dijalankan,” ujarnya.

Pihak pengelola memilih untuk tidak menggunakan sistem talangan dari mitra penyedia bahan pangan. Kebijakan ini diambil guna menghindari persoalan administrasi maupun potensi mark up harga yang bisa muncul apabila pembelian dilakukan melalui mekanisme utang.

BGN Pusat Beri Arahan Hentikan Sementara Operasional

Menurut Reza, BGN pusat juga telah mengarahkan agar dapur menghentikan sementara operasional apabila dana belum tersedia. Saat ini, pihak pengelola hanya menyampaikan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat bahwa distribusi MBG tidak dapat dilakukan karena adanya kendala pendanaan.

Ia mengaku telah memperoleh informasi bahwa dana akan ditransfer pada hari yang sama. Namun hingga saat ini pihaknya masih menunggu proses pencairan dana tersebut.

“Bisa jadi kalau hari ini dana belum masuk, besok ada dapur lain yang ikut berhenti beroperasi karena cadangan dana mereka juga akan habis,” ujarnya.

BGN Bantah Perintah Penghentian Operasional Dapur

Sementara itu, Kepala BGN Nanik S Deyang membantah informasi yang beredar mengenai penghentian penyaluran dana program MBG yang disebut-sebut dapat berdampak terhadap operasional SPPG. BGN menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan seluruh layanan MBG di berbagai daerah tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami menegaskan bahwa informasi yang menyebut BGN memerintahkan penghentian operasional dapur MBG adalah tidak benar. Tidak ada kebijakan maupun instruksi resmi dari BGN terkait penghentian operasional,” ujar Nanik dalam keterangan resmi, Senin (8/6).

Nanik mengakui terdapat dinamika administratif dalam proses pencairan anggaran. Namun, kondisi tersebut disebut tidak memengaruhi keberlangsungan program yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Ia meminta seluruh mitra pelaksana, yayasan, pengelola SPPG, pemasok, hingga masyarakat untuk hanya mengacu pada informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi lembaga.

“Apabila terdapat kendala di lapangan, kami meminta seluruh mitra berkoordinasi melalui jalur resmi. Jangan menjadikan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi sebagai dasar pengambilan keputusan operasional,” katanya.

Bagikan
Sumber: nukilan.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks