LANGSA — Sebanyak 1.404 KK dari Gampong Jawa dan Gampong Daulat, Kecamatan Langsa Kota, menjadi gelombang pertama penerima bantuan pascabencana banjir tahap II yang disalurkan mulai 20 Juni hingga 10 Juli 2026. Proses pencairan dilakukan di Kantor Pos Langsa dengan pendampingan langsung dari Dinas Sosial Kota Langsa.
Tiga Jenis Bantuan yang Disalurkan
Kementerian Sosial RI mengalokasikan total anggaran Rp 374.639.200.000 untuk tiga kategori bantuan. Pertama, isi hunian senilai Rp 3 juta per KK. Kedua, stimulan ekonomi Rp 5 juta per KK. Ketiga, jatah hidup (jadup) Rp 1.350.000 per jiwa.
Dari total 31.772 KK penerima, sebanyak 11.798 KK hanya menerima isi hunian dan stimulan ekonomi. Sementara 19.974 KK lainnya mendapat ketiga jenis bantuan sekaligus.
Wali Kota: Bukan Sekadar Bantuan Materi
Dalam peninjauannya, Jeffry Sentana menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab negara untuk memastikan warga bangkit pascabencana. “Ini bukan hanya sekedar bantuan materi, tetapi juga bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat kembali bangkit, menata kehidupan dan menjalankan aktivitas ekonomi secara normal,” ujarnya di hadapan ratusan penerima.
25 Ribu Jiwa Masih Menunggu Jadup
Wali Kota mengungkapkan bahwa masih ada sekitar 25 ribu jiwa yang belum menerima jadup pada tahap II ini. Anggaran sisa sebesar Rp 35 miliar saat ini masih dalam proses di Kementerian Keuangan RI. “Bagi masyarakat yang belum menerima Jadup, tetapi hanya isi hunian dan stimulan ekonomi saja dimohon bersabar,” jelas Jeffry.
Syarat Pengambilan dan Jadwal
Pemerintah Kota Langsa mengimbau penerima manfaat untuk mengikuti jadwal yang telah ditetapkan Kantor Pos. Setiap KK wajib membawa undangan, KTP, dan Kartu Keluarga saat pengambilan. Bantuan ini diharapkan bisa digunakan untuk memperbaiki kondisi rumah tangga dan memulihkan usaha warga yang terdampak banjir.
Apresiasi ke Pemerintah Pusat
Dalam kesempatan yang sama, Jeffry Sentana menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Kasatgas PRR yang juga Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi penyemangat bagi warga untuk terus bangkit serta menatap masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program perlindungan sosial pascabencana yang dipercepat oleh Pemerintah Kota Langsa. Pendampingan dari Dinas Sosial dan PT Posindo Cabang Langsa memastikan proses pencairan berjalan transparan dan tepat sasaran.