Pencarian

Karhutla Landa Dua Kabupaten di Aceh, BNPB Minta Patroli Diperketat di Awal Musim Kemarau

Rabu, 03 Juni 2026 • 18:04:23 WIB
Karhutla Landa Dua Kabupaten di Aceh, BNPB Minta Patroli Diperketat di Awal Musim Kemarau
Tim gabungan BPBD dan instansi terkait melakukan pemadaman karhutla di Aceh Singkil dan Aceh Timur.

ACEH SINGKIL — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda dua kabupaten di Provinsi Aceh secara beruntun di awal Juni 2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan dan patroli di zona rawan seiring masuknya musim kemarau.

Api Padam di Dua Titik, Proses Pemadaman Libatkan Tim Gabungan

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, melaporkan api berhasil dipadamkan pada Selasa (2/6/2026). Proses pemadaman dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait di masing-masing kabupaten.

Di Kabupaten Aceh Singkil, kebakaran melanda lahan seluas satu hektare di Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, pada Senin siang (1/6/2026). Sementara di Kabupaten Aceh Timur, karhutla menghanguskan lahan kering seluas satu hektare di Gampong Tumpok Teungoh, Kecamatan Julok, sehari sebelumnya, Minggu (31/5/2026).

Armada Damkar Dikerahkan untuk Lokalisasi Api di Aceh Timur

Dalam operasi penanggulangan di Aceh Timur, tim gabungan lintas instansi menerjunkan sedikitnya tiga unit mobil pemadam kebakaran ke titik api. Langkah ini dilakukan untuk melokalisasi rambatan api hingga benar-benar padam total.

"Kondisi terkini, api berhasil dipadamkan pada Selasa (2 Juni), proses pemadaman dilakukan atas kolaborasi BPBD dan instansi terkait lainnya," kata Abdul Muhari dalam keterangan yang dilansir Antara, Rabu (3/6/2026).

BNPB Imbau Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Merespons maraknya karhutla di awal musim kemarau, BNPB meminta jajaran pemerintah daerah memperketat pengawasan melalui patroli berkala. Personel dan alat pemadam diminta siaga di zona rawan.

BNPB juga meminta BPBD lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya karhutla. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar atau mengolah sampah di dekat vegetasi kering karena berisiko memicu kebakaran yang lebih luas.

Mengapa Awal Musim Kemarau Jadi Ancaman Karhutla?

Transisi dari musim hujan ke kemarau membuat vegetasi kering lebih mudah terbakar. Kombinasi antara angin kencang dan suhu tinggi mempercepat penyebaran api jika terjadi titik api awal. Di Aceh, sebagian besar karhutla dipicu oleh aktivitas manusia, seperti pembukaan lahan pertanian secara tradisional.

Dengan kondisi ini, patroli rutin dan kesiapsiagaan peralatan pemadam menjadi kunci utama untuk mencegah kebakaran meluas hingga ke kawasan permukiman atau hutan lindung.

Bagikan
Sumber: metrotvnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks