BENER MERIAH — Api mulai berkobar sekitar pukul 22.30 WIB dan dengan cepat membesar, melahap empat rumah warga sebelum petugas pemadam tiba di lokasi. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) menerima laporan pertama pada waktu yang bersamaan dan langsung mengerahkan armada.
Kobaran Api Berhasil Dijinakkan Setelah Satu Jam
Tiga unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dari Posko Utama, Pos Bandar, dan Pos Permata. Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif untuk memastikan api tidak kembali menyala.
Proses pemadaman melibatkan personel TNI, Polri, serta warga setempat yang bahu-membahu membantu mengamankan area dan memadamkan api. Situasi di lokasi akhirnya dinyatakan aman setelah kobaran api berhasil dikendalikan.
Tiga Kepala Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, tiga keluarga harus kehilangan tempat tinggal mereka.
“Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, data terakhir menunjukkan para korban harus mengungsi sementara,” kata Bahron, Kamis (11/6/2026).
Warga yang terdampak adalah Rajawali (42), Karuadi (45), dan Mahyan (40). Ketiganya kini mengungsi ke rumah kerabat sambil menunggu proses pendataan dan penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Pemerintah daerah bersama instansi terkait tengah melakukan pendataan kerugian serta kebutuhan mendesak para korban.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dan sumber api di rumah dalam kondisi aman. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya pengecekan rutin terhadap jaringan listrik di pemukiman padat penduduk.