MEULABOH — Manajemen RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh memastikan seluruh pasien rujukan yang telah melengkapi administrasi dan berangkat ke Banda Aceh sudah menerima dana pendampingan dari program Kartu Aceh Barat Sehat (KABS). Bantuan ini diberikan untuk meringankan biaya transportasi dan operasional bagi keluarga pasien kurang mampu yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dengan tingkat lebih tinggi.
Ratusan Pasien Dirujuk Setiap Bulan
Kepala Seksi Humas RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Susi Maulhusna, merinci data penerima bantuan sepanjang 2026. Pada Januari tercatat 95 pasien, Februari 78 orang, Maret 103 orang, April 113 orang, Mei 100 orang, dan hingga 16 Juni 2026 sebanyak 54 pasien.
“Angka rujukan tertinggi terjadi pada bulan April dengan total 113 pasien,” kata Susi di Meulaboh, Rabu.
KABS: Program Unggulan Pemkab Aceh Barat
Program Kartu Aceh Barat Sehat merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di bawah kepemimpinan Bupati Tarmizi dan Wakil Bupati Said Fadheil. Bantuan ini dirancang khusus untuk membantu pasien kurang mampu yang harus menjalani rujukan ke rumah sakit di ibu kota Provinsi Aceh.
“Kami pastikan semua pasien rujuk yang sudah disetujui dan sudah berangkat, semuanya sudah mendapatkan dana KABS,” tegas Susi.
Tak Ada Hambatan Pencairan
Manajemen RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh menyatakan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan administrasi yang cepat dan transparan. Seluruh pasien atau keluarga pasien yang telah memenuhi persyaratan dipastikan mendapatkan bantuan tanpa birokrasi berbelit-belit.
Hingga pertengahan Juni 2026, total dana yang telah tersalurkan mencapai Rp543 juta untuk 543 pasien rujukan. Program ini dinilai efektif mengurangi beban ekonomi keluarga pasien yang harus menempuh perjalanan ke Banda Aceh untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih lengkap.