BIREUEN — Fraksi PKS PPP DPRK Bireuen secara resmi menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bireuen Tahun Anggaran 2025. Sikap politik ini disampaikan menyusul hasil evaluasi terhadap kinerja eksekutif yang dinilai menunjukkan tren positif di berbagai sektor fundamental, mulai dari keuangan hingga infrastruktur sosial.
Wakil Ketua Fraksi PKS PPP, Yusriadi SH, mengungkapkan bahwa dokumen LKPJ yang disajikan pemerintah daerah kali ini memiliki kualitas penyajian yang jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pria yang akrab disapa Abu Yus ini menyebut kepemimpinan Bupati Mukhlis berhasil menorehkan prestasi signifikan pada tahun pertama masa jabatannya.
Realisasi PAD Bireuen Tumbuh Signifikan Capai Rp236,5 Miliar
Sektor pendapatan menjadi sorotan utama dalam evaluasi fraksi tersebut. Berdasarkan data LKPJ, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) TA 2025 menyentuh angka Rp236,5 miliar. Jumlah ini mengalami kenaikan drastis jika dibandingkan dengan capaian TA 2024 yang berada di angka Rp174,2 miliar.
"Terdapat selisih kenaikan sebesar Rp62,2 miliar sehingga posisi keuangan daerah berada pada kondisi profit atau surplus," kata Abu Yus dalam keterangannya di Bireuen.
Selain pendapatan, efektivitas penggunaan anggaran juga menunjukkan perbaikan. Realisasi belanja daerah pada TA 2025 terserap hingga Rp1,933 triliun atau mencapai 94,19 persen dari total pagu. Angka serapan ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mampu mencapai agregat 89,56 persen.
Peningkatan Pembangunan Rumah Dhuafa dan Kinerja Dinas Kesehatan
Di sektor pelayanan publik, kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) menjadi poin krusial yang diapresiasi. Serapan anggaran Dinkes melonjak menjadi 90,40 persen atau setara Rp234,2 miliar, naik signifikan dari tahun lalu yang hanya terserap 74,99 persen.
Keberpihakan anggaran terhadap masyarakat ekonomi lemah juga terlihat dari penambahan kuota pembangunan rumah layak huni. Dinas Perkim tercatat membangun 52 unit rumah dhuafa pada TA 2025, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 32 unit.
"Baitul Mal Bireuen juga menunjukkan keseriusan dengan melanjutkan pembangunan 94 unit rumah dhuafa yang sempat tertunda. Ini membuktikan tekad Bupati Mukhlis dalam menjawab kebutuhan rakyat meski daerah sempat terpuruk akibat bencana banjir di penghujung tahun," tutur Abu Yus.
Respons Terhadap Kritik Oposisi di Parlemen
Apresiasi yang diberikan Fraksi PKS PPP ini sekaligus menjadi jawaban atas dinamika politik di Bireuen. Sebelumnya, sejumlah politisi dari partai oposisi melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan pemerintah kabupaten yang dinilai kurang efektif.
Yusriadi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Bireuen tidak lepas dari sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan fungsi anggaran dan pengawasan. Ia berharap bupati tetap konsisten menggandeng DPRK untuk memastikan arah pembangunan tetap berada pada jalur yang benar demi kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap Bupati terus bekerja penuh semangat untuk menata pembangunan yang sesuai harapan rakyat, serta senantiasa mengedepankan prinsip keadilan dalam kepemimpinan eksekutif," pungkasnya.