BANDA ACEH — Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, secara simbolis menyerahkan aset tanah hibah kepada Kepala Kanwil Kemenhaj Aceh, Drs. H. Arijal, M.Si, Selasa (12/5/2026). Penyerahan dilakukan di sela-sela pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 08 BTJ di Aula Asrama Haji Embarkasi Aceh.
Tanah tersebut akan digunakan untuk mendirikan gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Bireuen. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat administrasi dan persiapan keberangkatan yang lebih terintegrasi bagi warga setempat.
Komitmen Pemda: Layanan Haji Dimulai dari Daerah
Mukhlis menegaskan bahwa hibah ini merupakan wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur pelayanan keagamaan. Menurutnya, kenyamanan jemaah harus terjamin sejak tahap awal di kabupaten.
"Hibah tanah ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya bagi masyarakat yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Kami menyadari kenyamanan jemaah harus dimulai sejak masa persiapan dan administrasi di daerah," ujar Bupati Mukhlis dalam sambutannya.
Target Efisiensi dan Indeks Kepuasan Jemaah
Pemerintah Kabupaten Bireuen menargetkan gedung PLHUT mampu menjadi solusi atas kebutuhan layanan yang lebih efektif dan efisien. Selama ini, proses administrasi haji seringkali mengharuskan jemaah menempuh jarak yang cukup jauh.
Dengan adanya fasilitas ini, indeks kepuasan jemaah haji asal Bireuen diharapkan terus meningkat. "Sinergi antara Pemda dan Kementerian Haji dan Umrah harus semakin kokoh demi kemaslahatan umat. Kita ingin jemaah merasa terlayani dengan maksimal," pungkas Mukhlis.
Disaksikan Pejabat dan Calon Jemaah Haji
Acara penyerahan turut disaksikan oleh Kepala Kemenhaj Bireuen, Sulaimannur, serta sejumlah pejabat di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh dan Pemkab Bireuen. Para jemaah calon haji yang akan diberangkatkan ke tanah suci juga hadir menyaksikan momen tersebut.